LAYANANAC JOGJA BERDAYA TEKNIK HomepagePendingin ruangan Agung P. di Air Conditioner Mengenal Komponen AC Ruangan dan Fungsinya AC Split Komponen AC Ruangan dan Fungsinya - Pada suatu sistem kerja AC atau Air Conditioner memiliki fungsi untuk mengkondisikan udara pada sebuah ruangan. Air Condotioner atau sekarang dikenal dengan AirConditioner merupakan sebuah alat yang mampu mengkondisikan udara. AC berfungsi sebagai penyejuk udara. Penggunaan AC dimaksudkan untuk memperoleh temperature udara yang sejuk dan nyaman bagi tubuh. Komponen AC dibagi menjadi 4 yakni komponen utama, pendukung, kelistrikan dan bahan pendingin (refrigerant). SIMBOLFLOWCHART : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Contohnya. Simbol Flowchart – Pengertian Flowchart adalah urutan proses kegiatan yang digambarkan dalam bentuk simbol. Flowchart (bagan alir) juga didefinisikan sebagai diagram yang menyatakan aliran proses dengan menggunakan anotasi- anotasi semisal persegi, panah, oval, wajik dll. PengertianMonitor dan Fungsinya - Mungkin kita sudah sangat sering mendengar kata monitor, tapi tidak tahu yang sebenarnya tentang pengertian monitor dan fungsinya. Monitor adalah perangkat keras yang digunakan sebagai alat output data secara grafis pada sebuah CPU, monitor juga kerap disebut sebagai layar tampilan komputer. Monitor merupakan salah satu Sebenarnyaada beberapa tipe dari AC yang terdiri dari AC Central, AC Split, AC Mobil dan lain sebagainya. Namun prinsip inti dari sistem kerja AC ini hampir sama. Untuk lebih mempersingkat postingan ini saya akan khususkan membahas cara kerja ac split yang sering anda temui di rumah, kantor kecil dan lain sebagainya. Padasetiap unit AC khususnya AC Split ada salah satu komponen penting, yang dimana fungsinya untuk mengalirkan gas refrigerant atau freon ke seluruh bagian AC yaitu Pipa AC. Pada unit AC split ini tersusun salah satu komponen vital yaitu pipa AC kapiler. jenis pipa AC kapiler ini memiliki fungsinya sendiri. Pipa AC kapiler memiliki fungsi . Bagian Komponen Indoor AC Split dan Fungsinya AC Split sebagai pendingin ruangan saat ini telah banyak digunakan oleh masyarakat. Penggunaan AC split sebagai pendingin udara ruangan banyak diaplikasikan untuk gedung perkantoran, komersil, industri, dan juga rumah hunian. Karena kapasitasnya yang rendah, maka AC split lebih banyak digunakan untuk kebutuhan pendingin ruangan rumah atau kantor. Disebut dengan AC Split karena unit indoor dan unit outdoor merupakan bagian yang terpisah split. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai komponen-komponen indoor AC split dan juga fungsi dari komponen tersebut. Komponen Indoor AC Split Indoor AC Split adalah bagian unit yang berada di dalam ruangan. Sedangkan outdoor adalah bagian AC yang terletak di luar ruangan. Unit indoor AC split terdiri dari komponen-komponen. Setiap komponen indoor AC split memiliki fungsinya masing-masing yang menunjang kerja AC Split secara keseluruhan. Telah kami berikan gambar unit indoor AC agar lebih jelas. Berikut ini adalah jenis komponen-komponen indoor AC Split yang perlu anda ketahui. 1. Cassing IndoorCassing indoor atau grille merupakan penutup unit indoor AC Split. Cassing juga berfungsi sebagai dudukan untuk menempatkan komponen indoor AC lainnya. Casing bagian depan dapat di bongkar pada saat akan mencuci AC. 2. Filter Udara Filter udara berfungsi untuk menyaring udara dari debu dan kotoran yang ada di dalam ruangan. Komponen ini berupa jaring dari bahan plastik. Filter perlu dibesihkan secara rutin agar udara selalu bersih. 3. Evaporator Evaporator berbentuk pipa tembaga yang ditutupi oleh sirip-sirip aluminium fin. Evaporator berfungsi sebagai penukar kalor yang akan menyerap panas dari udara dan menurunkan suhu udara sehingga udara yang dikeluarkan menjadi dingin. 4. Pipa Hisap Pipa hisap adalah pipa yang ukurannya lebih besar. Merupakan saluran bahan pendingin yang menuju ke kompresor. Pipa hisap terbuat dari bahan tembaga. Ujung pipa hisap pada indoor akan dihubungkan ke saluran hisap pada 3 way valve di outdoor. 5. Pipa Tekan Pipa tekan memiliki ukuran diameter yang lebih kecil. Pipa tekan merupakan saluran bahan pendingin yang berasal dari kompresor. Ujung pipa tekan pada indoor akan dihubungkan ke saluran tekan pada 2 way valve di outdoor. 6. Thermistor suhu ruang Thermistor ini merupakan komponen sensor untuk membaca mengukur suhu ruangan. 7. Thermistor suhu pipa Thermistor ini merupakan sensor yang akan membaca/mengukur suhu pipa evaporator. 8. Air Swing Air swing pada indoor AC split berfungsi untuk mengarahkan hembusan udara dingin yang keluarkan indoor AC. Air swing dapat diarahkan sesuai kebutuhan agar hembusan mengarah pada satu arah. Atau dapat juga begerak ke seluruh arah. 9. Dinamo Motor Swing Komponen ini berfungsi untuk menggerakkan dan mengatur arah swing. 10. Penutup PCB Penutup PCB berfungsi untuk melindungi PCB. 11. Terminal Kabel Terminal kabel indoor adalah tempat untuk mengkoneksikan sumber listrik ke unit AC. Terminal indoor juga menghubungkan kabel indor ke outdoor kabel balikan. 12. Grounding Grounding merupakan kabel pembumian atau pentanahan. Biasanya menempel di body mesin listrik untuk menghindari tersengat arus bocor. 13. Saklar Indoor Saklar indoor berfungsi untuk menghidupkan AC secara manual. Kita dapat menghidupkan AC split tanpa remote dengan menggunakan saklar ini. 14. Lampu indikator Lampu indikator pada indoor AC berfungsi sebagai indikator/tanda unit ON, OFF atau ERROR. 15. Receiver Receiver merupakan komponen yang berfungsi menerima sinyal infra red dari remot kontrol AC. Sering disebut juga dengan mata kucing’. 16. Blower Blower adalah bagian indoor AC yang berfungsi menghisap udara sekaligus meniupkan udara di dalam ruangan. Udara hangat akan dihisap dan akan melewati pipa-pipa evaporator yang dingin. Suhu udara akan turun dan menjadi dingin, kemudian dihembuskan kembali ke dalam ruangan. 17. Motor Blower Motor blower merupakan motor yang berfungsi memutar blower. Kecepatan motor blower dapat diatur sesuai kebutuhan dengan menggunakan remote AC. 18. PCB / Modul AC Printed Circuit Board PCB atau modul, merupakan pusat pengendali AC. Terdiri dari komponen-komponen elektronika yang mengatur kerja AC Split secara keseluruhan. 19. Saluran Drainase Merupakan saluran pembuangan air kondensasi. Air buangan akan dialirkan ke luar macam-macam bagian komponen unit indoor AC Split beserta penjelasan fungsinya. Pada artikel kali lainnya akan kami bahas untuk komponen outdoor-nya. Jangan lupa follow akun media sosial kami untuk mendapatkan update informasi terbaru. HomeutilitasMengenal AC Split, Sistem Kerja dan Komponennya 2/07/2018 0 Comments Salah satu solusi untuk menyejukan ruangan adalah menggunakan AC. Terutama untuk daerah tropis seperti di Indonesia yang umumnya panas dan membuat gerah. Ada dua tipe AC secara umum, yaitu AC sentral dan AC split. Kali ini saya akan membahas AC split. AC Split image Dilihat dari segi bentuknya, AC split ini memiliki dua bagian yaitu indoor dan outdoor, kompresor pada AC split ini terletak pada bagian outdoornya dan memiliki kipas sebagai alat untuk mengurangi panas yang ada pada pipa kondensornya. Sedangkan pada bagian indoornya terdapat pipa evaporator dan motor listrik yang berfungsi memutar blower dan kemudian dikeluarkan pada ruangan yang telah ditentukan sehingga ruangan tersebut menjadi dingin. Pada rumah tinggal yang tergolong skala kecil, cukup menggunakan AC Split saja. Sistem kerjanya akan dijelaskan sebagai berikut. Prinsip Kerja AC Split Prinsip kerja AC Split maupun pada mesin pendingin model lainnya adalah sama yaitu menyerap panas udara didalam ruangan yang didinginkan, kemudian melepaskan panas keluar ruangan. Jadi pengertian AC Split adalah seperangkat alat yang mampu mengkondisikan suhu ruangan sesuai yang kita inginkan, terutama mengkondisikan suhu ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Pada Air Conditioner udara rungan terhisap disirkulasikan secara terus menerus oleh blower pada indoor unit melalui sirip evaporator yang mempunyai suhu yang lebih dingin dari suhu ruangan, saat udara ruangan bersirkulasi melewati evaporator, udara ruangan yang bertemperatur lebih tinggi dari evaporator diserap panasnya oleh bahan pendingin/refrigeran evaporator, kemudian kalor yang diterima evaporator dilepaskan ke luar ruangan ketika aliran refrigeran melewati condenser unit outdoor. Jadi , temperatur udara yang rendah atau dingin yang kita rasakan pada ruangan sebenarnya adalah sirkulasi udara di dalam ruangan, bukan udara yang dihasilkan oleh perangkat AC Split. Komponen AC Split Unit AC hanyalah tempat bersikulasinya udara ruangan yang sekaligus menangkap kalor panas pada udara ruangan yang bersirkulasi melewati evaporator hingga mencapai temperatur yang diinginkan. Komponen AC Split diantaranya Bagian Indoor Grille Evaporator Motor Blower Motor Stepper Saringan filter Kontrol Panel Elektrik Sensor Suhu Bagian Outdoor Kondensor Kipas Accumulator Kompresor Saringan Refrigeran Pipa Kapiler Sirkulasi Refrigeran Demikianlah mengenai AC split. AC hendaknya digunakan hanya bila penghawaan alami tidak mampu membuat kondisi ruangan menjadi nyaman. Komponen AC dan fungsinya – Jenis AC yang umum kita pasang dirumah adalah AC dengan tipe split. Berdasarkan peletakannya AC Split memiliki 2 bagian utama yaitu komponen AC indoor yang diletakan didalam ruangan dan komponen AC outdoor yang diletakan di luar ruangan. Unit outdoor AC berfungsi untuk memproduksi refrigerant dingin kemudian selanjutnya disalurkan ke unit indoor untuk menggunakan refrigerant dingin tersebut untuk mendinginkan udara ruangan. Pada unit outdoor AC terdapat komponen AC seperti kompresor, kondensor, motor fan, dan katup ekspansi sedangkan pada indoor terdapat evaporator yang dilengkapi dengan blower untuk mengalirkan udara dingin ke ruangan. Mengetahui fungsi komponen AC adalah hal yang sangat penting apabila kita ingin mempelajari tentang cara kerja AC. Mulai dari fungsi kompresor AC, fungsi evaporator AC, fungsi kondensor, akumulator dan lain sebagainya. Dengan mengetahui fungsi dari komponen AC, maka kita akan lebih mudah untuk menganalisa gangguan apabila AC yang kita miliki mengalami kerusakan. Komponen sistem AC dapat digolongkan menjadi 4 kelompok yaitu komponen utama, komponen pendukung, komponen kelistrikan, dan bahan pendingin refrigeran. Semua fungsi komponen air conditioning akan kita jelaskan pada pembahasan dibawah ini 12 Fungsi Komponen AC Split yang Perlu Kamu Tahu 1. Fungsi Kompresor AC Gambar Kompresor AC Fungsi kompresor AC adalah sebagai pusat sirkulasi untuk memompa dan mengedarkan bahan pendingin refrigeran ke seluruh bagian sistem AC. Selain itu, fungsi kompresor pada air conditioner juga untuk membentuk dua daerah tekanan yang berbeda yaitu daerah bertekanan tinggi dan rendah. Pada siklus kompresi uap kompresor berfungsi untuk melakukan proses kompresi yaitu mengkompresi uap bertekanan rendah menjadi uap bertekanan tinggi. Oleh sebab itu kompresor menjadi salah satu komponen utama pada AC, sehingga apabila kompresor mengalami gangguan akan membuat AC tidak dingin. Baca juga 12 Penyebab Kompresor AC Mati yang Perlu Kamu Tahu! 2. Kondensor Fungsi Kondensor AC Fungsi kondensor AC adalah komponen AC yang berfungsi sebagai penukar kalor atau pembuang panas, dengan menurunkan temperatur refrigeran, dan mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas menjadi cair proses kondensasi. Kondensor AC menggunakan udara sekitar sebagai media pendingin kondensor. Panas yang terdapat pada refrigerant akan dilepaskan ke udara bebas dengan bantuan fan motor AC. Agar proses pelepasan panas bisa lebih cepat, pipa kondensor didesain berliku dan dilengkapi dengan sirip, maka dari itu pembersihan sirip-sirip pipa kondensor sangat penting agar perpindahan kalor refrigerant tidak terganggu. Jika sirip-sirip kondensor dibiarkan dalam kondisi yang kotor, maka dapat membebani kompresor dan mengakibatkan turunnya peforma kinerja AC yang membuat AC menjadi tidak dingin. Baca juga Penyebab AC Kurang Dingin Akibat Kondensor Kotor 3. Pipa Kapiler Fungsi pipa kapiler adalah untuk menurunkan tekanan refrigerant dan mengatur aliran refrigerant menuju evaporator. Selain itu, fungsi utama pipa kapiler ini juga sangat vital karena pipa kapiler menghubungkan dua bagian tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. Refrigerant bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau diturunkan tekanannya. Sehingga penurunan tekanan refrigerant akan menyebabkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian inilah refrigerant mencapai suhu terendah terdingin dan selanjutnya dialirkan ke evaporator untuk menghasilkan udara dingin. 4. Evaporator Fungsi Evaporator AC Fungsi evaporator AC adalah menyerap dan mengalirkan panas dari udara di dalam ruangan ke refrigerant. Selain itu, evaporator juga berfungsi untuk merubah wujud refrigerant dari gas menjadi cair proses evaporasi. Dengan kata lain evaporator adalah komponen AC yang berfungsi untuk penukar panas. Pada prinsipnya udara yang berada pada ruangan ber-AC akan diserap oleh evaporator dengan bantuan motor blower. Kemudian udara akan masuk melewati sirip-sirip pipa sehingga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip evaporator menjadi dingin. Proses inilah yang membuat ruangan kita menjadi dingin. Jagalah kebersihan evaporator untuk menjaga AC agar tetap dingin dan tidak meneteskan air pada indoor. Proses sirkulasi udara di dalam ruangan ini di atur oleh blower indoor. 5. Strainer Strainer AC Split Fungsi strainer saringan adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant di dalam sistem AC. Jika strainer ini sampai mengalami kerusakan, maka kotoran yang lolos dari strainer akan menyebabkan penyumbatan pada pipa kapiler, hal ini pun dapat menyebabkan sirkulasi refrigerant menjadi terganggu. 6. Akumulator Akumulator AC Fungsi akumulator AC adalah sebagai penampung sementara refrigerant cair bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. Selain itu, accumulator juga berfungsi mengatur sirkulasi aliran bahan refrigerant agar bisa keluar-masuk melalui saluran yang terdapat pada bagian atas accumulator menuju ke saluran isap kompresor. Untuk mencegah agar refrigeran cair tidak mengalir ke kompresor, accumulator mengondisikan wujud refrigeran tetap dalam wujud gas. Hal ini di sebabkan karena ketika wujud refrigeran berbentuk gas akan lebih mudah masuk ke dalam kompresor dan tidak merusak bagian dalam kompresor. 7. Fan atau Blower Kipas indoor kiri kipas outdoor kanan Sistem AC split memiliki dua buah kipas yang terletak pada unit indoor dan unit outdoor AC. Kipas blower terletak pada komponen indoor AC sedangkan kipas outdoor terletak pada komponen AC outdoor. Blower adalah komponen AC split yang terletak pada indoor. Berbentuk seperti tabung bersirip yang berfungsi untuk mensirkulasikan udara di dalam ruangan sehingga udara dapat bersikulasi melewati evaporator. Setelah melewati evaporator udara akan berubah menjadi dingin dan dialirkan kembali menuju ruangan. Blower ini akan bekerja sampai temperatur udara ruangan sesuai dengan pengaturan pada remote control AC. Sedangkan untuk fan yang terletak pada outdoor AC juga berbentuk seperti kipas, dan berfungsi untuk mendinginkan refrigerant pada kondensor. Kedua komponen tersebut di gerakan oleh motor listrik yang berbeda. 8. Thermistor Thermistor AC Fungsi thermistor adalah alat pengatur temperatur. Dengan adanya thermistor, kinerja kompresor dapat di atur secara otomatis melalui perubahan temperatur yang di baca oleh thermistor. Thermistor terletak pada bagian evaporator. Thermistor pada unit AC ada dua jenis yaitu thermistor temperatur ruangan menempel pada evaporator dan thermistor pipa evaporator menempel pada pipa evaporator. Namun ini berbeda-beda sesuai merek AC yang kamu miliki. Baca juga 8 Penyebab AC Tidak Dingin Hanya Keluar Angin 9. Modul AC PCB kontrol atau modul AC adalah alat yang berfungsi sebagai pengatur dan pengontrol sistem kelistrikan untuk keseluruhan unit AC. PCB kontrol terdiri dari berbagai macam komponen elektronika, seperti IC, sensor, trafo, fuse, kapasitor, saklar, relay dan sebagainya. Fungsi dari berbagai macam komponen tersebut berbeda-berbeda, mulai dari pengontrolan kecepatan blower pada indoor, mengatur temperatur, pengaturan swing, mengatur lamanya pengoperasian sampai dengan menyalakan dan menonaktifkan AC. 10. Kapasitor Kapasitor pada outdoor AC Fungsi kapasitor adalah komponen elektronik yang berfungsi untuk penyimpan muatan listrik sementara. AC split umumnya memiliki dua buah kapasitor yaitu start kapasitor kompresor dan start kapasitor untuk motor fan pada outdoor. Fungsi start kapasitor kompresor ini adalah sebagai starting penggerak pertama kompresor. Dengan bantuan start kapasitor, hanya membutuhkan waktu sangat singkat untuk membuat motor kompresor mencapai putaran penuh. Lama atau singkatnya waktu yang di butuhkan tergantung dari jumlah muatan listrik yang tersimpan pada kapasitor. Sedangkan start kapasitor untuk motor fan berfungsi sebagai alat starting motor fan pada komponen outdoor AC. 11. Overload Fungsi overload adalah komponen yang berfungsi sebagai pengaman motor listrik kompresor apabila tidak bekerja dengan normal. Kerja overload di kendalikan oleh sensor panas yang terbuat dari campuran bahan logam dan bukan logam bimetal. Batang bimetal inilah yang membuka dan menutup arus listrik secara otomatis ke kompresor. Ketika overload di lewati arus listrik tinggi secara terus menerus atau kondisi kompresor yang terlalu panas, overload akan membuka sehingga arus listrik menuju kompresor akan terputus. Begitu juga sebaliknya. Ketika suhu kompresor turun, bimetal akan menutup, dan arus listrik akan kembali mengalir menuju ke kompresor sehingga kompresor akan kembali bekerja. 12. Motor Listrik Motor Outdoor kiri Motor Indoor kanan Fungsi motor listrik adalah sebagai penggerak kipas outdoor dan blower indoor. Untuk membantu memaksimalkan putaran, baik pada motor listrik indoor maupun outdoor. Selain 12 komponen AC yang terdiri komponen AC indoor dan komponen AC outdoor yang dijelaskan diatas. Berikut ini juga di jelaskan fungsi dari refrigerant dan fungsi oli pada AC Bahan Pendingin atau Refrigerant Refrigerant Bahan pendingin atau refrigeran adalah suatu jenis zat yang mudah di ubah wujudnya dari gas menjadi cair, ataupun sebaliknya. Dalam sistem AC, refrigerant bekerja untuk menyerap panas dari ruangan sehingga udara yang berada pada ruangan tersebut menjadi dingin. Refrigerant bersirkulasi secara terus-menerus melewati komponen utama AC kompresor, kondensor, pipa kapiler dan evaporator. Selama tidak ada kebocoran pada sistem, jumlah refrigerant yang bersirkulasi tidak akan berkurang. Untuk AC Split, jenis refrigerant yang paling sering di gunakan adalah refrigerant 22 atau biasa di sebut dengan R-22. Namun seiring dengan berjalannya waktu, AC dengan model terbaru, sekarang sudah menggunakan refrigerant R-410A dan R-32 namun jumlahnya masih sedikit, ini di karenakan R-410A dan R-32 dimaksudkan untuk menggantikan R-22 dikarenakan refrigerant dengan jenis terbaru lebih ramah lingkungan dan efisien dibandingkan R-22. Selain itu refrigerant dengan jenis R-22, R-410 dan R-32 tidak kompatibel satu sama lain, jadi refrigerant tidak boleh di campur ataupun diganti jenisnya. Jika ingin menggunakan refrigerant dengan jenis terbaru seperti R-410A dan R-32, maka satu-satunya cara adalah dengan mengganti atau membeli AC dengan model baru atau yang mendukung dengan jenis refrigerant R-410A dan R-32. Minyak Pelumas Kompressor Fungsi dari minyak pelumas kompresor pada sistem AC split adalah untuk melumasi bagian-bagian kompresor yang bergesekan sehingga dapat menghindari terjadinya keausan. Selain itu fungsi minyak pelumas juga berfungsi untuk mendinginkan atau mengurangi panas pada bagian-bagian yang di lumasi. Sekian pembahasan mengenai fungsi komponen komponen AC split yang egsean paparkan diatas. Ikuti akun social media untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan, perawatan, dan perbaikan AC di fanspage facebook egsean Table Of Content [ Close ]1. Cara Kerja AC Split 2. Komponen AC Tipe Split Beserta Sistem Kerjanya 1. Evaporator 2. Motor Blower Dan Motor Stepper 3. Filter Atau Saringan Udara 4. Control Panel Elektrik Dan Termistor Atau Sensor 5. Kondensor Dan Kipas Atau Fan Keseharian yang berada di dalam ruangan ber AC mungkin membuat pengguna penasaran mengenai bagaimana sistem kerja ac split kenapa bisa menghasilkan hawa dingin. Tentunya agar pengguna juga tak hanya menggunakannya saja. Namun mengetahui proses pendinginannya. Sistem kerja yang dilakukan oleh AC split ini juga atas peran beberapa sparepart yang ada di dalamnya. Sebab itu, bukan hanya soal cara kerjanya yang akan dibahas kali ini. Namun juga mengenai komponen yang ada di dalamnya. Pada urutan pertama mengenai cara kerja dengan pandangan yang lebih mudah, bahwa AC split ini bekerja untuk menyerap hawa panas. Hawa panas yang dimaksud ini adalah hawa panas yang ada dalam udara di ruangan. Setelah itu melepaskan di luar ruangan. Karena hal inilah yang nantinya akan membuat udara di dalam ruangan berangsur dingin hingga ke dapatkan titik dingin yang diinginkan. Jadi, udara dalam ruangan ingin akan terserap kemudian disirkulasikan. Hal ini dilakukan terus menerus oleh alat bernama blower Indoor. Dari udara yang disirkulasikan oleh blower Indor ini akan melewati sirip evaporator. Pada bagian ini nanti udara panas akan diserap oleh refrigeran atau bahan pendingin. Setelah itu udara panas ini akan dibuang di luar ruangan. Komponen AC Tipe Split Beserta Sistem Kerjanya Jika sebelumnya telah disebutkan mengenai sistem kerja ac split secara singkat, maka kali ini akan dibahas komponen yang ada di dalamnya. Akan diuraikan juga mengenai fungsi kerja dari komponen tersebut. Sehingga akan lebih tahu sistem kerjanya. 1. Evaporator Komponen pertama adalah evaporator yang termasuk komponen indoor yang memiliki bentuk pipa. Suhu evaporator ini mencapai 5°c karena dilalui oleh refrigeran yang dengan suhu terendah. Sehingga suhu akan lebih rendah saat melewati evaporator. 2. Motor Blower Dan Motor Stepper Masih menjadi salah satu komponen indoor, motor blower dan juga motor Stepper bekerja sebagai alat sirkulasi untuk udara dalam ruangan. Dengan begini udara dalam ruangan ini nanti diarahkan dan melewati evaporator. Setelah itu masuk ke motor stepper. Motor stepper ini merupakan pengatur aliran udara. Pada tahap ini mesin blower ini akan terus bekerja hingga suhu ruangan mencapai titik yang diinginkan. Dengan kata lain, blower akan mati saat temperatur udara ini telah mencapai suhu yang diinginkan. 3. Filter Atau Saringan Udara Kemudian komponen indoor berikutnya adalah filter atau saringan udara. Saringan ini diperlukan agar udara yang didapatkan dari saluran evaporator ini lebih bersih. Bahkan beberapa filter dilengkapi dengan anti racun, anti bakteri hingga membasmi bibit penyakit. 4. Control Panel Elektrik Dan Termistor Atau Sensor Suhu Masih di dalam komponen indoor ada control panel dan juga Thermistor. Fungsi dari komponen ini adalah untuk mengatur kinerja mesin secara menyeluruh. Seperti untuk mengatur blower, mengatur kompresor dan lain sebagainya. 5. Kondensor Dan Kipas Atau Fan Pada komponen kali ini maka adalah bagian dari komponen outdoor. Dimana kondensor ini terbuat dari pipa tembaga yang berfungsi untuk udara panas dari evaporator. Sehingga udara yang dibawa oleh refrigerant atau freon ini lebih mudah dibuang. Lalu komponen terakhir yang juga tergolong komponen outdoor adalah kipas atau Fan. Jadi udara yang ada pada kondensor tadi akan diterima oleh kipas ini, baru setelahnya akan dilepaskan di udara bebas. Sehingga ruangan terbebas hawa panas. Berikut tadi adalah sistem kerja ac split juga beberapa komponen yang ada di dalamnya. Meski tidak disebutkan semua komponen di dalamnya, namun tadi sudah dijelaskan mengenai sistem kerjanya. Karena tentu terdapat banyak komponen mesin. Author Profile Saya mulai menulis blog tentang HVAC di waktu luang saya. Tulisan-tulisan saya berfokus pada topik-topik niche HVAC, seperti cara memilih sistem HVAC yang tepat, tips perawatan, strategi efisiensi energi, dan tren terbaru dalam industri ini. Saya berbagi pengetahuan dan pengalaman saya sebagai seorang ahli untuk membantu orang lain memahami sistem HVAC dan memberikan panduan praktis bagi mereka yang ingin meningkatkan kenyamanan dan efisiensi di dalam bangunan mereka. Menjadi seorang penulis blogger HVAC telah memberi saya kesempatan untuk menggabungkan minat saya dalam teknologi dan penulisan, sambil memberikan manfaat bagi orang lain. Saya berharap dapat terus berkontribusi dalam industri HVAC dan terus menginspirasi orang-orang dengan tulisan-tulisan saya yang informatif dan bermanfaat. Latest entries ac sistem kerja ac split Table Of Content [ Close ]1. Prinsip Cara Kerja Ac Tipe Split 2. Komponen Utama Pada AC Split Dengan Peranannya 1. Kompresor AC 2. Heat Exchanger 3. Strainer Dan Evaporator 4. Thermostat Dan Fan Bagi yang ingin belajar tentang cara kerja AC, maka kali ini akan diuraikan mengenai prinsip kerja ac split secara sederhana. Dengan begini nantinya akan tahu, bagaimana alat tersebut dapat mengeluarkan hawa sejuk. Hingga bisa diatur. Tak hanya soal prinsip kerja sederhana saja yang akan uraikan, namun juga mengenai komponen-komponen mesin yang ada di dalamnya. Meski mungkin tidak akan runtut hingga menyebutkan seluruh komponen. Namun setidaknya dari sisi garis besarnya. Prinsip Cara Kerja Ac Tipe Split Untuk dapat menjalankan fungsinya, ac split butuh beberapa unit, unit yang dimaksud disini misalnya adalah katup ekspansi. Dalam ac split juga butuh unit yang namanya kompresor, kumparan pendingin juga kumparan panas. Tak hanya itu saja, namun juga dua buah kipas dan unit kontrol. Sedangkan untuk sistem yang digunakan adalah menggunakan sistem atau unit yang terpisah. Sistem tersebut nantinya akan memudahkan antara bagian dingin dan bagian panas. Sehingga nantinya akan dapat membentuk air conditioner secara utuh. Pada sistem atau sisi yang dingin ini biasanya terbentuk atas dasar kumparan dengan saluran juga dengan sistem udara dan katup ekspansi. Sisi dingin ini biasanya diletakkan dalam ruangan. Lalu terhubung dengan bagian dalam ruangan melalui saluran khusus. Sedang untuk sisi panas, atau bisa dikatakan sebagai unit kondensor diletakkan di luar ruangan. Dengan begini udara panas yang ada di dalam ruangan dapat terbuang dengan baik. Sedang suhu dalam ruangan menjadi lebih rendah. Komponen Utama Pada AC Split Dengan Peranannya Setelah tahu bagaimana prinsip kerja ac split maka kali ini akan dibahas pula mengenai komponen utama dalam AC. Pada komponen yang akan disebutkan, juga akan diuraikan mengenai cara kerjanya. Jadi tetap simak hingga tuntas. 1. Kompresor AC Komponen pertama yang akan dibahas dari bagian AC adalah kompresor. Fungsi dari kompresor AC ini adalah untuk mengubah tekanan rendah yang nantinya akan menjadi gas dengan tekanan tinggi. Mudahnya, ada freon yang berbentuk gas. Dalam keadaan seperti itu maka freon tidak bisa menyerap panas, sehingga harus dikembalikan dalam bentuk cair. Untuk mencairkannya, membutuhkan kompresor. Sehingga suhu panas yang cukup tinggi akan diubah dalam bentuk cair. 2. Heat Exchanger Lalu ada lagi komponen berupa heat Exchanger ini merupakan tempat pertukaran hawa panas yang berasal dari sistem menuju luar ruangan. Bisa dikatakan komponen ini adalah pintu. Sehingga suhu panas dapat dikeluarkan dengan bebas. 3. Strainer Dan Evaporator Lalu ada lagi komponen berupa stainer yang berfungsi untuk menampung cairan yang dihasilkan dari pengembunan yang terjadi pada freon. Komponen ini akan menampung sementara sebelum masuk kembali ke evaporator. Namun sudah tidak banyak yang menggunakannya. Sedang untuk evaporator sendiri adalah tujuan berikutnya setelah air freon tadi menjadi cari. Oleh evaporator akan menimbulkan penguapan. Proses pengasapan ini nantinya akan menyerap hawa panas di permukaan evaporator, sehingga nantinya udara akan terasa dingin. 4. Thermostat Dan Fan Kemudian ada lagi komponen yang juga ikut berperan, yakni thermostat. Komponen ini berfungsi untuk mengatur suhu agar tidak terlalu dingin. Jadi saat udara sudah mencapai titik yang diinginkan, thermostat akan memutuskan aliran listrik yang mengalir ke kompresor. Jadi saat suhu kembali naik atau panas, maka thermostat ini akan kembali mengalirkan listrik ke kompresor. Kemudian komponen terakhir adalah fan atau kipas. Komponen ini berfungsi untuk mempercepat aliran udara ke permukaan. Demikian adalah penjelasan mengenai prinsip kerja ac split yang bisa dipelajari. Sudah disebutkan juga beberapa komponen penting dalam menghasilkan udara dingin pada AC. Juga penjelasan peran dari komponen-komponen tersebut. Author Profile Saya mulai menulis blog tentang HVAC di waktu luang saya. Tulisan-tulisan saya berfokus pada topik-topik niche HVAC, seperti cara memilih sistem HVAC yang tepat, tips perawatan, strategi efisiensi energi, dan tren terbaru dalam industri ini. Saya berbagi pengetahuan dan pengalaman saya sebagai seorang ahli untuk membantu orang lain memahami sistem HVAC dan memberikan panduan praktis bagi mereka yang ingin meningkatkan kenyamanan dan efisiensi di dalam bangunan mereka. Menjadi seorang penulis blogger HVAC telah memberi saya kesempatan untuk menggabungkan minat saya dalam teknologi dan penulisan, sambil memberikan manfaat bagi orang lain. Saya berharap dapat terus berkontribusi dalam industri HVAC dan terus menginspirasi orang-orang dengan tulisan-tulisan saya yang informatif dan bermanfaat. Latest entries ac split prinsip kerja Komponen AC - AC Air Conditioner merupakan alat yang berfungsi untuk mendinginkan suhu ruangan. Alat satu ini sangat penting dan berperan banyak bagi mereka yang tinggal di lingkungan yang panas sepeti umumnya AC dibagi menjadi AC split dan AC central. AC split berukuran kecil dan digunakan untuk mendinginkan satu ruangan saja seperti di kamar. Sedangkan AC central merupakan AC dengan ukuran besar yang dapat mendinginkan banyak ruangan seperti AC di mall atau AC Dan FungsinyaSebuah AC tersusun dari beberapa bagian atau komponen yang memiliki fungsi yang saling terkait. Kerja AC dalam mendinginkan suhu ruangan tidak lepas dari kerja komponen-komponen yang membentuk suatu sistem sehingga dapat mengubah udara panas menjadi berikut ini kami akan menjelaskan komponen AC dan fungsinya baik AC indoor maupun AC outdoor. Lebih spesifik kami membahas bagian dan komponen AC split dan AC terdiri dari 13 bagian yaitu kompresor, kondesor, pipa kapiler, evaporator, strainer, accumulator, blower, fan, PCB kontrol, thermistor, kapasitor, overload dan motor listrik. Nah berikut ini penjelasan dari masing masing bagian KompresorSource Image Quality Technic IndonesiaKompresor berfungsi sebagai alat yang mengatur pergerakan dari bahan pendingin / refrigerant freon. Alat ini akan bekerja memompa freyon dan menyalurkannya ke seluruh bagian dikatakan bahwa kompresor ini menjadi awal sirkulasi freon yang nantinya diteruskan ke kondensor – pipa kapiler – evaporator. Selain itu kompresor ini dapat berfungsi sebagai alat yang membentuk daerah tekanan, yaitu tekanan rendah dan tekanan KondensorSource Image BlibliKondesndor berfungsi sebagai alat yang mengubah bahan pendingin refrigerant / freon dari wujud gas menjadi wujud cair. Selain itu kondensor juga berfungsi sebagai penukar kalor dan menurunkan suhu / temperatur kerja kondensor dalam menukar kalor adalah dengan cara melepaskan kalor panas yang ada pada refrigerant dengan menggunakan fan. Kondensor dilengkapi dengan pipa berliku yang disertai dengan sirip yang bertujuan untuk membuat pelepasan kalor berjalan kinerja kondensor dalam melepaskan kalor tidak akan optimal apabila dalam keadaan kotor. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan berupa pembersihan pada bagian kondensor Pipa KapilerSource Image TptumetroPipa kapiler merupakan komponen AC yang berfungsi sebagai jalur refrigerant dari kondensor menuju Evaporator dan juga berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant. Refrigerant yang berasal dari kondensor memiliki tekanan tinggi sehingga harus diturunkan terlebih dahulu tekanannya sebelum melalui pipa diturunkannya tekanan refrigerant adalah untuk membuat suhunya menjadi lebih dingin. Semakin rendah tekanannya maka semakin dingin pula refrigerant itu. Sehingga suhu refrigerant di tahap ini mencapai suhu tahap ini refrigerant yang dari wujud cair akan berubah menjadi wujud gas setelah melalui pipa kapiler4. EvaporatorSource Image Elektronik123Evaporator berfungsi sebagai penukar panas. Jadi udara panas yang ada di dalam suatu ruangan diserap oleh blower kemudian diteruskan ke Evaporator. Setelah itu, suhu udara yang telah diserap diubah menjadi dingin dengan bantuan freon. Apabila udara telah dingin maka Evaporator dengan bantuan blower menyalurkannya ke ruangan Strainer FilterSource Image IndiamartStrainer filter merupakan komponen pendukung AC yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang ikut terbawa oleh refrigerant. Komponen ini cukup penting untuk menjaga refrigerant yang disalurkan AC tetap stainer AC mengalami kerusakan maka kotoran yang ikut dengan refrigerant tidak akan tersaring sehinngga dapat menimbulkan penyumbatan pada pipa kapiler. Tersumbatnya pipa kapiler membuat sirkulasi refrigerant AccumulatorSource Image TokopediaAccumulator merupakan komponen AC yang berfungsi sebagai wadah penampungan sementara refrigerant cair bertekanan rendah dan juga minyak pelumas. Accumulator juga berfungsi dalam mengatur sirkulasi refrigerant agar dapat keluar masuk melalui saluran atas accumulator menuju ke saluran isap dialirkan ke kompresor, Accumulator mengkondisikan refrigerant agar menjadi wujud gas. Hal ini bertujuan untuk menghindari refrigerant cair masuk ke dalam kompresor yang dapat menyebabkan kerusakan pada BlowerSource Image ShopeeBlower merupakan komponen AC yang berfungsi untuk menghisap udara panas yang ada di dalam ruangan dan diteruskan ke evaporator untuk diubah menjadi dingin. Setelah Evaporator mendinginkan udara sesuai yang diatur pada remote control maka Blower akan menyalurkannya kembali ke ruangan tersebut. Blower termasuk bagian AC yang berada di indoor yang berbentuk seperti tabung bersirip dan digerakkan oleh motor FanSource Image TokopediaFan merupakan komponen AC yang berfungsi sebagai pendingin refrigerant yang ada di kondensor. Fan berbentuk seperti kincir kipas, terletak pada bagian AC outdoor dan digerakkan oleh motor PCB KontrolSource Image AlibabaPCB kontrol merupakan komponen kelistrikan AC yang berfungsi sebagai pusat kendali dari kerja AC. Pada sebuah PCB kontrol AC memuat banyak komponen elektronika seperti resistor, IC, transformator, kapasitor dan komponen elektronika pusat kendali AC, PCB kontrol bekerja untuk mengatur kecepatan blower / fan, mengatur suhu yang dikontrol dari remot, mengatur swing, menyalakan dan mematikan AC dan fungsi ThermistorSource Image AlibabaThermistor merupakan komponen kelistrikan AC yang berfungsi untuk membaca dan mengatur suhu pada AC. Kerja otomatis dari kompresor diatur oleh pembacaan suhu dari thermsistor ini. Thermistor dapat ditemukan pada bagian evaporator KapasitorSource Image AlibabaKapasitor merupakan komponen kelistrikan AC yang berfungsi sebagai penyimpan listrik sementara yang nantinya dilakukan untuk melakukan start pada komponen AC. Ada dua kapasitor pada AC, yaitu start kapasitor untuk kompresor dan start kapasitor untuk kapasitor kompresor berfungsi sebagai pengerak awal starting kompresor sehingga untuk mencapai putaran penuh hanya membutuhkan waktu yang singkat. Sedangkan start kapasitor fan berfungsi untuk melakukan starting pada motor listrik penggerak fan yang berada di OverloadSource Image AlibabaOverload merupakan komponen kelistrikan AC yang berfungsi mengatur aliran listrik yang menuju ke kompresor. Overload terbuat dari bahan logam dan ada juga bahan bukan logam. Pada sebuah overload terdapat bagian utama, yaitu akan bekerja dengan memutuskan aliran listrik yang menuju ke kompresor apabila dalam kondisi ia dialiri arus listrik dalam waktu lama atau bisa juga ketika kondisi kompresor telalu panas. Overload juga bekerja untuk mengalirkan arus listrik ke kompresor kembali apabila kondisi suhu kompresor sudah Motor ListrikSource Image AlibabaMotor listrik merupakan komponen AC yang berfungsi untuk menggerakkan blower dan fan. Motor listrik blower dan fan tidak sama atau dengan kata lain mereka digerakkan oleh motor listrik masing-masing. Sehingga ada 2 motor listrik pada Pendukung AC Selain komponen, ada juga dua bahan pendukung yang sangat penting bagi kinerja AC yaitu bahan pendingin dan minyak Pendingin AC RefrigerantSource Image AlibabaRefrigerant freon adalah bahan Pendingin yang digunakan pada AC. bahan ini termasuk zat yang dapat dengan mudah diubah dari wujud cair menjadi wujud gas ataupun bekerja dengan menyerap panas yang dihisap oleh blower kemudian mengubahnya menjadi dingin. Refrigerant melakukan sirkulasi secara terus menerus melalui komponen utama AC kompresor, kondensor, pipa kapiler dan freon dapat berkurang apabila terjadi kebocoran pada komponen-komponen AC yang PelumasSource Image PT Bina IndojayaMinyak Pelumas merupakan bahan yang ada pada AC tepatnya pada bagian kompresor yang berfungsi untuk melumasi bagian-bagian kompresor. Bagian kompresor yang bekerja bergesekan akan mengalami ke-ausan apabila tidak dilumasi pelumas juga digunkan untuk melumasi bagian bagian AC lainnya dengan tujuan untuk mengurangi panas pada bagian yang Juga 23 Komponen Panel Listrik dan FungsinyaJadi itulah penjelasan mengenai komponen AC, bagian bagian AC dan fungsinya. Semoga materi yang telah kami bagikan bisa bermanfaat.

komponen ac split dan fungsinya