Mungkinpenundaan yang kita lakukan dengan segudang alasan usia tadi, akan justru membawa penyesalan ketika hari hanya tinggal hitungan jari.. Berlari tak lagi mampu, waktunya tak lagi cukup. istirahatkanlah dirimu dari menggenggam apa yang bukan menjadi bagianmu. :) Biarkan ia menjalani tanggung jawabnya di bumi atas apa yang memang
Lakukanyang terbaik yang kamu bisa lakukan, seakan besok kamu akan jadi kaya. Persiapkan hari ini, seakan ada sebuah keinginan yang akan kamu wujudkan hari ini. Buang pikiran negatif dan berjuanglah dengan bahagia hari ini! Buatlah kata kata motivasi hidup terbaik untuk menemanimu berbahagia. Dari sebuah motivasi yang baik, kesuksesan akan
Matius21:22. Syallom. Bapak, ibu, Saudara/I yang terkasih di dalam Kristus Yesus, Firman Tuhan yang menyapa kita pada siang hari ini terambil dari Matius 21:22. Dibawah perikop Tuhan Yesus mengutuk Pohon ara. Beginilah firman Tuhan: Matius 21:22 “ dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya”.
Meskipunkedengarannya tidak ada yang istimewa, tapi menurut Albedo, hal itu sepertinya adalah hasil yang menggembirakan. Toggle navigation Honey Impact –
Genggamdan lakukan bagianmu dengan kerja keras dan sungguh, dan bawalah kepada Tuhan bagian yang tidak mampu engkau lakukan! Investasi adalah sebuah rencana yang sederhana,suatu proses menjadi kaya yang sering kali membosankan, tidak menggairahkan dan nyaris mekanis. Jangan lakukan apa yang orang lain katakan,
Iklanyang berfungsi bisa menjadi upaya yang mahal, kecuali tentu saja Anda ingin mendapatkan gratis, $ 50 Yahoo! cari kredit pemasaran untuk mempromosikan situs web Anda. Lakukan bagianmu dan bertarunglah dengan pertarungan yang bagus. Apa yang akan kita lakukan dengan ponsel, PDA, dan Blackberry kita? Dan sekarang, ada gadget berguna
. Semua orang pasti ingin ya, tidak sekadar menjadi pegawai biasa, tapi menjadi seorang pemimpin dalam suatu perusahaan. Istilah CEO semakin banyak digunakan saat ini, menggantikan istilah-istilah lama seperti Direktur Utama, ataupun Presiden Direktur. CEO, atau Chief Executive Officer merupakan jabatan tertinggi dalam sebuah perusahaan, dan merekalah yang menentukan arah perkembangan perusahaan tersebut. Kalau kamu mulai dari posisi staff, dan memikirkan jalan sampai menjadi CEO, rasanya perjalananmu akan sangat panjang. Butuh bertahun-tahun usaha dan dedikasi tinggi sebelum akhirnya bisa sampai ke posisi CEO seperti yang kamu inginkan. Meskipun begitu, beberapa orang berhasil lho menjadi seorang CEO dalam usia yang terbilang muda. Pernah terpikir bagaimana caranya? Baca Juga Tips Sukses Dari Para Founder Startup Untuk Motivasi Kamu CEO Muda Di luar negeri, sebut saja Mark Zuckerberg dari Facebook, Evan Spiegel dari Snapchat, sampai Ben Rattray dari Ketiganya berusia di bawah 40 tahun, tapi sudah memiliki perusahaan dengan nilai yang mengagumkan. Tentunya ketika mulai, usaha mereka tidak langsung meledak seperti sekarang. Diperlukan usaha dan kerja keras lebih untuk membangun usaha mereka, sehingga bisa sampai sekarang ini. Yang dari luar negeri sudah, lantas bagaimana dengan CEO di Indonesia? Sebut saja William Tanuwijaya dari Tokopedia, atau Achmad Zaky dari BukaLapak. Saat ini, siapa yang tidak tahu kedua e-commerce tersebut? Menjadi platform yang dicari oleh penduduk Indonesia dari Sabang sampai Merauke, menyediakan berbagai kebutuhan yang bisa diakses secara online. Bukan, umur keduanya bukanlah 40 atau 50 tahun, melainkan 36 dan 31 tahun, luar biasa ya? Di usia yang terbilang muda, orang-orang tersebut sudah berhasil memimpin perusahaan. Kalau mereka bisa, cita-citamu sebagai CEO muda pun bukan sekadar angin belaka. Apa saja tugas CEO? Contoh-contoh CEO muda sudah kita kenali, lantas, apa sih sebenarnya tugas mereka? Sedikit berbeda dengan entrepreneur yang menjadi agen perubahan, berpikir out of the box, dan menerobos tantangan, CEO lebih dari itu. Sebagai pemimpin, CEO terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan timnya, menentukan apa saja yang harus dilakukan oleh setiap orang dalam tim yang dipimpinnya, serta memikirkan infrastuktur dan kebutuhan di sekitarnya. Di samping itu, tentunya menentukan strategi dan visi perusahaan, agar dapat berkembang lebih baik lagi. Termasuk juga menentukan pangsa pasar, pesaing, keunikan produk dan perusahaan, budgeting, dan lain sebagainya. Biasanya, hasil dari yang sudah dilakukan tidak bisa dilihat dalam jangka waktu singkat, tapi justru dalam jangka panjang. Salah satu ukuran keberhasilan CEO adalah juga dari segi kuntungan finansial. Tidak sekadar berbicara mengenai profit, tetapi juga alokasi budget perusahaan, agar setiap uang yang didapat bisa digunakan secara maksimal untuk keuntungan semua sektor perusahaan nih. Apa yang dikerjakan CEO biasanya akan dipertanggungjawabkan kepada investor perusahaan yang dipimpinnya nih. Jadi tentunya harus ada suatu hal positif ya, baik bagi tim yang ia pimpin, maupun bagi investornya. Karakter apa yang harus dimiliki CEO muda? Tentunya tidak sembarang orang bisa memegang jabatan sebagai CEO ya, karena diperlukan karakter-karakter tertentu. Baik itu dari dirinya sendiri, maupun dalam hal mengatur dan membangun hubungan dengan orang lain nih. Jadi apa saja sih, karakter yang harus dimiliki oleh seorang CEO muda? Fleksibel Fleksibel ini dalam arti memberikan kesempatan kepada anggota tim, untuk bisa bekerja sesuai dengan cara mereka masing-masing. Tentu perlu adanya suatu standar khusus, seperti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta tenggat waktu yang diberikan. Tapi di luar itu, sebagai CEO boleh lho membiarkan anggota tim-mu bereksplorasi mengenai bagaimana mereka akan mengerjakan tanggung jawab yang kamu berikan. Toh ada 1000 jalan menuju Roma kan? Melihat dari sudut pandang berbeda Jangan salah, satu sudut pandang terkadang bisa “membutakan” kamu, terlebih dengan posisimu sebagai CEO lho. Kamu tidak tahu, apa yang terjadi di sisi lainnya, jika kamu hanya berpaku pada satu sudut pandang saja. Baiknya, kamu melihat dari sudut pandang lain juga, atau miliki “bird-eye view”. Maksudnya, kamu melihat kejadian apa pun dari sudut pandang yang lebih luas, mulai dari akar masalah, sampai dampak yang ditimbulkan. Dengan begitu, keputusan yang kamu ambil nantinya sudah berdasarkan pemikiran matang-matang dan mempertimbangkan semua kemungkinan yang ada. Sehingga meminimalisir hal-hal yang terlewat, atau efek samping di masa depan. Kendala = Peluang Banyak orang yang memilih jalan aman, dan menghindari risiko dalam apa yang mereka kerjakan sehari-hari. Masalahnya, hal tersebut bukanlah karakter seorang CEO. Sebagai CEO, kamu harus jadi pribadi yang berani ambil risiko, dan tidak takut akan kegagalan. Setiap kendala yang ada, sebenarnya merupakan peluang, tantangan, dan kesempatan untuk jadi lebih baik lagi. Kalau kamu punya pola pikir yang seperti itu, tentunya situasi seberat apa pun bisa kamu hadapi dengan santai dan dengan kepala dingin ya. Tentunya pengambilan risiko bukan sembarangan dan salah langkah lho ya, tapi dengan perhitungan dan “persiapan”. Kalau gagal pun, kamu bisa belajar banyak, dan menghindari jalan itu jika menjumpainya lagi di masa depan. Pilih lingkungan yang tepat Sejago apa pun kamu, dan sebaik apa pun karakteristikmu, tetap saja kurang lengkap jika tidak berada di lingkungan yang tepat. Kriteria yang tepat bisa berbeda-beda bagi setiap orang nih. Yang pasti, lingkungan tersebut membuatmu bisa mengeluarkan potensi terbaik yang kamu miliki sebagai seorang CEO. Selain itu, kamu juga menikmati bekerja di lingkungan tersebut ya. Jangan sampai, kamu “kehilangan” dirimu, dan tidak mengenali siapa kamu sebenarnya, karena berada di lingkungan yang salah. Dapatkan respect Mendapatkan respect, atau rasa hormat dari orang lain memang bukan suatu hal yang bisa dibuat-buat, atau dirancang sedemikian rupa ya. Yang bisa kamu lakukan secara langsung adalah mengerjakan bagianmu sebaik mungkin. Baik itu dalam hal tugas dan tanggung jawab, maupun pada saat bernegosiasi dan mengambil keputusan. Meskipun banyak orang yang lebih tua, baik itu investor maupun tim-mu sendiri, tetaplah bersikap senatural mungkin. Jangan kuatir, umur bukanlah masalah kalau kamu bisa membuktikan hal-hal luar biasa yang kamu miliki sebagai seorang CEO. Bagaimana calon CEO muda, apa kamu sudah memiliki karakter tersebut di atas? Menjadi CEO di usia muda bukanlah hal yang mustahil, asal kamu mempersiapkan diri dan mentalmu sedini mungkin. Kerjakan apa pun tugasmu sekarang dengan sebaik mungkin, sambil menyusun strategi apa yang akan kamu terapkan untuk perusahaanmu. Jangan lupa untuk membangun hubungan yang baik dengan anggota tim yang kamu miliki. Baca Juga Tipe Pemimpin Seperti Apakah Kamu? Simak 6 Tipe Pemimpin Ini Jadi tidak sekadar hubungan yang “dingin” dan kaku seperti atasan dan bawahan, tapi mereka pun bisa memiliki kecintaan terhadap pekerjaan mereka. Dengan begitu, tentunya dengan senang hati mereka akan berkontribusi dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Sebagai CEO tentunya kamu pun akan lebih tenang, karena tim yang kamu pimpin bisa berkontribusi maksimal. Sebelum menjadi CEO, tentu kamu harus memulai dari bawah dan mengumpulkan pengalaman sebaik mungkin. Kamu bisa mencari lowongan kerja di Glints dan apply, agar bisa segera membangun kariermu dari awal. Mudah dan gratis! Yuk, cari pekerjaan yang cocok dan wujudkan impian karier yang gemilang!
Tindakan apa saja yang Anda lakukan untuk mengembangkan diri Anda? Adakah cara-cara di luar kebiasaan atau berbeda yang Anda lakukan dalam proses pengembangan? Berikan contoh yang spesifik Tindakan yang dilakukan untuk mengembangkan diri di antaranyaMelakukan evaluasiMenabungMengikuti pelatihan, kursus atau sekolah yang dirasa perluContoh tindakan mengembangkan diriDiketahui bahwa pada saat ini saya baru menyelesaikan pendidikan S1 sistem komputer. Saya mencari pekerjaan dan gajinya saya tabungkan sebagian. Setelah dirasa cukup saya melanjutkan untuk mendaftar di salah satu perguruan tinggi untuk menyelesaikan pendidikan S2. Sebelum saya mendaftar, saya melakukan riset jurusan S2 yang saya ambil untuk kemudian saya evaluasi kecocokannya dengan pekerjaan yang saya inginkan di masa diri merupakan sebuah tindakan yang dilakukan seseorang untuk meningkatkan kualitas hidupnya baik untuk kebutuhan rohani maupun jasmani. Pengembangan diri dapat dilakukan dan dikelola sendiri maupun dengan bantuan orang lebih lanjutMateri tentang pengembangan diri SPJ1
Bagaimana kabarmu? Apakah hidupmu kini menyenangkan? Apakah semua hal yang kamu inginkan bahkan usahakan sudah menunjukkan hasilnya? Kalau belum, atau kalau jawabannya masih tidak, tak apa. Hidup memang tak semudah yang dipikirkan oleh orang saat semuanya berjalan di dalam hal yang berada di luar kendalimu sebagai manusia. Oleh sebab itu, tak semua hal dapat kamu miliki. Karena itulah istilah overthinking mulai berkembang. Namun, sebenarnya bagaimana mengatasi dan menyikapi bahwa ada hal di luar kendalimu? Simak pembahasannya. 1. Harus mengakui bahwa ada hal yang tak bisa kamu kendalikanilustrasi merenung kamu merasa bahwa semua hal ada dalam kendalimu, semakin insecure pula dirimu. Pada nyatanya, banyak hal yang tidak bisa dikendalikan di dunia ini. Contohnya saja perasaan orang terhadap dirimu. Kadang, walau kamu sudah memperlakukan orang tersebut dengan baik, mereka tidak akan langsung menyukai karena itu, langkah pertama yang harus kamu ambil adalah dengan mengakui bahwa ada hal yang berada di luar kendalimu. Dengan begitu, dirimu terbiasa memilah mana hal yang memang jadi tanggung jawabmu dan yang bukan menjadi bagianmu. 2. Walau demikian, kamu masih bisa tetap mengusahakannyailustrasi rekan kerja dinamakan kamu menjalani kehidupan adalah ketika dirimu memiliki masalah dan berusaha untuk menyelesaikannya. Bukannya sejatinya hidup adalah tentang menyelesaikan segala persoalan yang terjadi? Maka dari itu sebagai manusia, kamu masih bisa mengusahakan suatu saja, walau tak pernah mengetahui apakah dirimu akan bisa naik gaji dari suatu perusahaan, tapi jika kamu terus berusaha, siapa tahu perusahaan tersebut akan menaikkan gajimu? Memang wewenang itu ada di luar kendali, tapi masih bisa diusahakan, bukan? Baca Juga 5 Cara Kelola Ekspektasi, Siap Hadapi Situasi di Luar Kendali 3. Jangan biasakan punya mentalitas korban ilustrasi kemarahan sih mentalitas korban itu? Mentalitas korban adalah situasi di mana kamu memilih untuk menjadikan diri sebagai bagian yang selaku terkalahkan oleh suatu keadaan tertentu. Misalnya, kamu merasa bahwa dirimu adalah korban orang-orang berduit, sehingga tak memiliki kesempatan berkarier yang ini tentunya tidak baik untuk perkembangan dirimu. Menyalahkan orang lain dan menganggap diri lemah dan tak berdaya. Justru ketika pola pikir ini yang ditanamkan, maka hidup akan terasa sangat tidak adil. Kalau sudah begini, kamu bisa saja berpikiran untuk melakukan hal negatif yang merugikan diri sendiri. 4. Melakukan konsultasi pada ahlinya atau rekan yang mengerti benar kondisimuilustrasi konsultasi memang tidak akan menyelesaikan masalah. Namun, setidaknya itu bisa mengurangi rasa beban di pundakmu. Perlu diingat pula, jangan sembarangan juga dalam menceritakan masalahmu. Pilih orang yang memang mengerti kondisimu dan bisa sedikit memberikan perlu, kamu bisa menghubungi ahlinya seperti psikolog, untuk jadwal konsultasi. Langkah ini jauh lebih aman, ketimbang harus curhat sama sembarangan orang yang responnya bisa tak sesuai dengan harapanmu. 5. Menyerahkan sebagian yang tak bisa dikendalikan kepada TuhanIlustrasi berdoa adalah kamu harus mendekatkan diri sama Tuhan karena Dialah yang akhirnya bisa menjadikan segala yang mustahil menjadi sangat mungkin bagimu. Ketika kamu malah memilih pergi, dan mengandalkan diri sendiri, maka hal itu akan membuat hidupmu semakin jadi manusia yang merasa bisa melakukan segala hal. Karena sebagai manusia pastinya kamu memiliki batasannya sendiri. Stres adalah akibat saat kamu memilih untuk memikirkan semuanya sendiri. Maka dari itu, cobalah untuk mulai berdoa kepada sudah jelas bahwa banyak sekali hal yang berada di luar kendalimu. Oleh karena itu, yuk segera akui dan sadari. Jangan merasa kamu bisa mendapatkan semua yang diharapkan. Ketika itu yang jadi ambisimu, maka hidup akan terasa berat dan tidak ramah sama kamu. Semangat! Baca Juga 5 Kiat Menjaga Mental Saat Keadaan Lagi Susah, Tetap Semangat! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
lakukan apa yang menjadi bagianmu